Selamat datang di Blog Alfarish Blog yang menyediakan kisah kisah yang sangat luar biasa dan penuh hikmah, berilah komentar anda di setiap tulisan Selamat Membaca

U-FLASD (Uniknya Festival Masyarakat Daerah)

Festival dapat diartikan sebagai lambang perayaan atas kemenangan serta harapan manusia. Festival ini biasanya diadakan sebagai tradisi oleh penduduk lokal yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dulu, festival diadakan sebagai bentuk rasa syukur penduduk atas segala berkah, dan berkaitan dengan adat istiadat daerah masing-masing. Karena unik dan original, maka festival ini dibuka secara umum sebagai alternatif wisata. Penyajian festival yang meriah dan melibatkan masyarakat menjadikan jenis wisata ini diminati banyak orang. Khususnya di Indonesia, banyak sekali festival yang dirayakan masyarakat sampai-sampai tak terhitung banyaknya, berikut ini adalah sedikit informasi tentang festival wisata yang dapat dikunjungi sebagai alternatif liburan:

komodo
Festival Komodo merupakan sebuah festival yang mempunyai tujuan untuk memperkenalkan semua keajaiban di dalam dan sekitar Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Festival ini akan diramaikan dengan karnaval, pawai budaya, pameran, dan atraksi kesenian. Salah satu yang menarik adalah atraksi Tari Caci yang merupakan kesenian khas daerah setempat. Tari Caci merupakan tari perang antara sepasang penari laki-laki yang bertarung dengan cambuk dan perisai
1052524kelimutuu780x390
Festival Kelimutu akan menyuguhkan keindahan alam dan kekayaan budaya dari 9 kabupaten di Nusa Tenggara Timur, yaitu: Lembata, Flores Timur, Sikka, Nagakeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende. Atraksi kesenian yang ditampilkan dan lomba seni budaya yang diadakan oleh penyelenggara akan memeriahkan festival ini.
festival timoresia
Festival ini penyelenggaraannya diadakan di lokasi yang berbeda-beda setiap tahunnya. Jadi ikuti terus update jadwal festival ini ya karena akan ada negara tetangga yang ikut berpartisipasi. Negara Timur Leste akan ikut memeriahkan festival budaya disini, makanya disebut juga dengan festival wisata perbatasan. Selain pawai budaya dan atraksi kesenian, acara utama yang menarik perhatian adalah lomba pacuan kuda. Partisipan lomba kuda berasal dari Indonesia yang diwakili pemacu kuda-kuda dari Nusa Tenggara Timur, serta pemacu kuda dari Timor Leste. Seru kan Ezytravelers? Jadi sayang sekali kalau melewatkan pengalaman wisata kali ini.
solo karnaval
Solo Carnival ini diadakan pertama kali pada tahun 2008. Sebuah event tahunan yang diadakan oleh pemerintah dengan menyajikan pawai kostum. Para peserta karnaval diminta membuat kostum karnaval dengan tema-tema yang di tentukan. Para peserta akan mengenakan kostumnya sendiri dan berjalan di atas catwalk yang berada di jalan Slamet Riyadi. Pawai ini dikunjungi oleh masyarakat Solo dan luar daerah juga ada lho. Siapa tahu model batik yang unik dengan ornamen sebagai penghiasnya ini akan memikat hati Ezytravelers.
Bau-Nyale-Festival
Kata Bau berasal dari Bahasa Sasak yang berarti menangkap sedangkan kata Nyale berarti cacing laut yang hidup di lubang-lubang batu karang dibawah permukaan laut.
Bau Nyale merupakan sebuah acara memburu cacing laut. Acara ini diselenggarakan di bulan-bulan tertentu yaitu sekitar bulan Februari dan Maret. Tempat penyelenggaraan upacara Bau Nyale ini ada di Pantai Seger, Kuta. Tradisi ini menyimpan sejarah tentang Putri Mandalika yang diperebutkan raja-raja. Ini dia kesempatan Ezytravelers untuk melihat ratusan bahkan ribuan orang berkumpul di pantai memburu cacing atau sekedar melihat kemeriahan festival ini juga boleh lho.
festival-teluk-jailolo
Jailolo merupakan nama lain yang diberikan penduduk setempat untuk Pulau Halmahera di Provinsi Maluku Utara. Festival Teluk Jailolo adalah salah satu contoh perayaan budaya yang menakjubkan. Pengunjung yang hadir akan disuguhi beragam pagelaran menarik seperti: Cakalele, Soya-soya, Legu Sarai, musik Yanger, Tataruba, Sara Dabi-dabi, Horum Sasadu, serta acara kuliner kolosal yang mengundang semua pengunjung untuk makan bersama. Sungguh sajian yang membangkitkan rasa cinta kita pada kekayaan budaya di Indonesia. Acara ini dimeriahkan dengan partisipasi masyarakat dari segala lapisan, antara lain: petani, nelayan, anak-anak sekolah dan budayawan.
ferstival_danau_tona-ANT
Festival Danau Toba diadakan sebagai pengganti Pesta Danau Toba. Kegiatan Festival Danau Toba mengangkat budaya lokal yang dikemas secara profesional. Yang menjadi daya tarik kali ini adalah Karnaval Sigale-gale. Sigale-gale adalah tradisi seni pertunjukan boneka kayu khas Batak Toba. Tarian tor tor juga akan memanjakan mata Ezytravelers. Jadi tunggu apalagi, bersiaplah untuk mengunjungi festival tahunan ini.
festival-erau-2012-di-tenggarong-kutai-kartanegara1
Erau adalah sebuah tradisi budaya Indonesia yang dilaksanakan setiap tahun dengan pusat kegiatan di kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Erau berasal dari bahasa Kutai, Eroh yang artinya ramai, riuh, ribut, suasana yang penuh sukacita. Suasana yang ramai, riuh rendah suara tersebut dalam arti: banyaknya kegiatan sekelompok orang yang mempunyai hajat dan mengandung makna baik bersifat sakral, ritual, maupun hiburan. Dulu Erau ini diselenggarakan oleh kerabat istana saat kejayaan masa kerajaan kutai. Tetapi karena masa kerajaan kutai telah berakhir dan sempat berhenti beberapa tahun, maka festival Erau ini diambil alih oleh pemerintah sebagai peringatan hari jadi kota Tenggarong. Banyak sajian yang akan ditampilkan, seperti penyalaan kembang api raksasa. Ezytravelers dapat menikmati indahnya warna-warni langit diantara ribuan orang yang menonton. Selain itu ada banyak sajian seni dan olahraga tradisional yang akan mengenalkan kita lebih dekat dengan budaya daerah setempat.
festival krakatau
Festival Krakatau merupakan agenda pariwisata tahunan Provinsi Lampung yang sudah berlangsung sejak 1991. Festival yang rutin diadakan setiap tahun ini merupakan parade kebudayaan yang mengangkat kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki Lampung. Festival ini diramaikan dengan karnaval, atraksi seni tradisional, pameran, dan berbagai lomba. Dalam perjalanannya, terdapat banyak variasi yang dilakukan. Karenanya, dari tahun ke tahun, terdapat perbedaan pada konten acara yang ditampilkan. Bagian acara yang selalu mendapat perhatian besar adalah karnaval karena melibatkan partisipasi dari semua lapisan masyarakat.
festival kesenian bali
Seperti pantainya yang eksotis dan indah, Pesta Kesenian Bali tak kalah indahnya. Pesta Kesenian Bali merupakan wujud dari kayanya budaya sekaligus menjadi wadah untuk para seniman, budayawan, atau penikmat seni dan budaya untuk mengapresiasikan dan melestarikan nilai-nilai seni yang adiluhung. Parade Gong Kebyar merupakan salah satu acara dalam agenda Pesta Kesenian Bali yang sangat bergengsi. Dalam festival tersebut, kita dapat melihat atau menyaksikan karya seni sebagai hasil kreativitas para seniman dan kepiawaian para pengrawit dalam memainkan gambelan Gong Kebyar. Tontonan yang mahal untuk dilewatkan nih, jadi pantau terus ya jadwal diadakan Festival Kesenian Bali.
festival grebek
Gerebeg sendiri mempunyai arti suara berisik yang berasal dari teriakan orang-orang. Gerebeg Mulud diselenggarakan untuk memperingati hari kelahiran Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh tepat pada tanggal 12 Rabiulawal. Dalam prosesi Gerebeg Mulud, akan disediakan gunungan yang diarak di tengah-tengah masyarakat. Gunungan sendiri berisi berbagai macam sayuran dan hasil bumi lainnya. Disebut gunungan karena dibentuk menyerupai gunung atau kerucut. Hal ini dimaksudkan sebagai satu perlambang kemakmuran dan kekayaan tanah mataram, dan sebelum perayaan Gerebeg Mulud biasanya didahului dengan adanya Sekatan yaitu pasar rakyat di alun-alun utara. Sebenarnya ada lagi gerebeg yaitu Gerebeg Syawal, dan Gerebeg Besar. Yang membedakan adalah waktu perlaksanaannya saja. Kalau Gerebeg Syawal dilakukan setelah bulan Ramadhan dan Gerebeg Besar dilakukan setelah idul adha. Di Solo juga ada Gerebeg Mulud, Syawal, dan Besar. Tergantung Ezytravelers mau mengunjungi yang mana dulu.
fesrival-lembah-baliem
Awalnya Festival ini digelar tahun 1989. Dulu Festival Lembah Baliem merupakan acara perang antarsuku Dani, Lani, dan Suku Yali sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan. Festival yang menjadi ajang adu kekuatan antarsuku dan telah berlangsung turun temurun, tapi jangan kuatir, karena sudah aman untuk Ezytravelers nikmati. Festival Lembah Baliem berlangsung selama tiga hari dan diselenggarakan setiap bulan Agustus. Yang istimewa bahwa festival ini dimulai dengan skenario pemicu perang.
rambu-solo
Rambu Solo’ merupakan acara tradisi yang sangat meriah di Tana Toraja, karena memakan waktu dan biaya untuk merayakannya. Rambo Solo’ diadakan untuk menghormati orang yang meninggal agar rohnya sampai dengan cepat dan selamat. Rambu solo’ merupakan prosesi pemakaman orang dari kalangan bangsawan. Bagian lain dari pemakaman adalah penyembelihan kerbau.  Semakin berkuasa seseorang maka semakin banyak kerbau yang disembelih. Suku Toraja percaya bahwa arwah membutuhkan kerbau untuk melakukan perjalanannya dan akan lebih cepat sampai di Puya jika ada banyak kerbau. Puncak upacara ditandai dengan penyembelihan puluhan kerbau dan ratusan babi serta diiringi musik dan tarian para. Sebagian daging tersebut diberikan kepada para tamu dan dicatat karena hal itu akan dianggap sebagai utang pada keluarga almarhum. Wah tradisi yang sangat unik ya!
festival pasola
Pasola diartikan sebagai permainan ketangkasan saling melempar lembing kayu dengan lawan, dan lempar lembing kayu ini dilakukan dengan cara menunggang kuda. Pasola merupakan bagian dari serangkaian upacara tradisional yang dilakukan oleh orang Sumba yang masih menganut agama Marapu (agama lokal masyarakat Sumba). Permainan Pasola diadakan pada empat kampung di kabupaten Sumba Barat, yaitu Kodi, Lamboya, Wonokaka, dan Gaura. Pelaksanaan Pasola di keempat kampung ini dilakukan secara bergiliran, antara bulan Februari hingga Maret setiap tahunnya. Ingin melihat festival ini? Persiapkan tahun depan ya!
Indahnya Indonesia tak hanya terpancar dari keindahan alamnya tetapi juga aneka ragam budaya masyarakatnya. Indonesia dikenal dengan banyaknya suku, jadi tak heran kalau budayanya juga sangat luar biasa banyak dan indah. Mempelajari budaya sangat perlu sebagai wujud saling menjaga dan melestarikan nilai-nilai adiluhung. Selain bisa membawa misi cinta budaya, Ezytravelers juga akan dihibur dengan sajian luar biasa. Walaupun festival identik dengan pawai, pameran seni dan budaya tetapi antara daerah satu dengan yang lain memiliki budaya berbeda dan sajian berbeda. Mulailah kenali budaya bangsa sendiri dengan mengisi liburan kalian untuk mengunjungi festival budaya.

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan di komen tapi jangan di spam....