Selamat datang di Blog Alfarish Blog yang menyediakan kisah kisah yang sangat luar biasa dan penuh hikmah, berilah komentar anda di setiap tulisan Selamat Membaca

Osama Bin Laden Hanya Menjalankan Perintah CIA

Osama Bin Laden Hanya Menjalankan Perintah CIA
Apakah anda yakin Osama bin LAden itu Berjihat? tidak, dia bukan mujahidin dan dia juga bukn pejuang, dia cuma salah seorang Anggota CIA yang sedang menjalankan perintah CIA untuk menghancurkan Islam, Khususnya di Afganistan.

Coba kita lihat fakta fakta tentang pemboman WTC yang cuma rekayasa CIA. Banyak Sekali kejanggalan, yang terjadi di kejadian itu. 

Seorang spion dari Dinas Rahasia Israel, Mossad, diduga terlibat dalam serangan 11 September 2001. Menurut laporan dari stasiun televisi Al-Jazeera, agen spionase tersebut adalah Ali al-Jarrah (50), pria kelahiran Lebanon yang merupakan kakak sepupu salah seorang pelaku serangan teror yang menggegerkan dunia itu.

Fakta baru tersebut jelas bukan persoalan sederhana, bahkan boleh dibilang suatu pengungkapan yang mengejutkan. Sudah sejak lama, bahkan sejak hari pertama setelah tragedi tersebut, sudah bermunculan teori-teori konspirasi yang mempertanyakan fakta di balik peristiwa teror itu. Fakta itu misalnya, sebanyak 2.974 orang tewas, namun tak seorang pun warga keturunan Yahudi-Amerika menjadi korban. Padahal dari 17.400 orang yang bekerja di World Trade Center New York, sekitar 3.000 di antaranya adalah keturunan Yahudi.

Presiden Amerika Serikat (ketika itu) George W Bush menuduh kelompok militan Al-Qaedah sebagai pelaku serangan. Tuduhan itu diperkuat dengan kemunculan rekaman video Usamah bin Ladin yang memuji-muji keberhasilan serangan tersebut. Kenapa dia tiba tiba muncul dan mengaku sebagai dalang, apakah dia ingin dipuji ? bukan.. dia ingin semua orang islam dibantai, dan dijadikan kambing hitam.

Diproklamirkanlah ’’perang melawan terorisme’’ oleh Bush yang ternyata kemudian malah mengacaukan geopolitik global. Berbagai teori konspirasi yang bermunculan kemudian pada intinya tidak meyakini serangan tersebut dilakukan — atau semata-mata dilakukan — oleh kelompok militan Al-Qaedah. Bahkan, di belahan dunia Arab dan negara-negara muslim, berkembang kuat opini publik yang percaya bahwa Washington sendirilah sesungguhnya dalang dari serangan tersebut. Mereka yakin, Presiden Bush sengaja mengorbankan rakyatnya sendiri sebagai tumbal untuk dijadikan dalil pembenaran atas misinya menumpas kelompok-kelompok militan muslim di jantung operasi mereka, yakni Afghanistan dan Irak. 

Bertahun-tahun kemudian, teori konspirasi itu bukannya makin mereda melainkan malah makin kuat diyakini oleh banyak kalangan. Dalam artikel ’’The Truth about 9/11 Conspiracy Theories’’ di San Francisco Chronicle April 2006, pakar Cinnamon Stillwell menyebutkan Amerika sudah memiliki informasi terperinci sebelum serangan itu terjadi. Teori itu menyitir laporan New York Times bahwa lima pemuda Israel justru menari-nari ketika gedung WTC ambruk. 

Kegagalan Amerika untuk membuktikan keberadaan senjata pemusnah massal Irak, yang dijadikan alasan invasi, menambah kecurigaan publik terhadap Bush. ’’Perang melawan terorisme’’ itu makin lama makin banyak menuai kecaman karena implementasi di lapangan yang salah arah, mengabaikan ketentuan hukum, dan melanggar prinsip penegakan hak asasi manusia. Makin terbongkar pula kebohongan-kebohongan Washington yang melandasi berbagai operasi menumpas terorisme. 

Presiden Barack Hussein Obama tampaknya sadar untuk segera memutus total era pemerintahannya dari rezim terdahulu agar tidak terseret mewarisi kebohongan Bush. Hal itu dilakukan bulan lalu dengan membuka ribuan arsip rahasia terkait operasi perang setelah serangan 11 September. Dari arsip-arsip itu, terungkap berbagai kengawuran Washington dalam mengambil keputusan soal ’’perang melawan terorisme’’. 

Makin gencar pula tudingan publik, semua itu dilakukan untuk menutup rapat kebohongan-kebohongan yang sudah dilakukan Bush. Terbebernya fakta keterlibatan agen rahasia Mossad dalam operasi 11 September 2001 menambah panjang lagi bukti mengenai kebenaran teori konspirasi tersebut. Memang, bantah-membantah soal bukti itu masih akan sangat panjang. Namun bukan tidak mungkin pula, akan makin kuat desakan untuk mengusut praktik kejahatan perang yang dilakukan Bush. Sumber: Suaramerdeka.com

Al Qaeda adalah Produk CIA Amerika



Banyak cara untuk menghancurkan Ummat Islam, kalau orang bilang ada asap tentu ada api, tapi bagaimana kalau ada asap tapi apinya tidak ada, maka apinya diciptakan.

Begitu juga jika suatu kelompok ingin menghancurkan suatu kelompok lain cari carilah alasan yang bisa diterima orang, lalu hancurkan kelompok itu. Begitu juga yang dilakukan oleh amerika untuk menghancurkan Afganistan.

Pejabat CIA Mengakui Secara Terbuka Bahwa Al-Qaeda Sepenuhnya Merupakan Rekayasa - a Made in the USA Production.

Dalam sebuah film dokumenter pembunuh BBC berjudul "The Power of Nightmares" pejabat tinggi CIA secara terbuka mengakui bahwa Al-qaeda sepenuhnya merupakan rekayasa yang tidak pernah ada juntrungannya. 

Pemerintahan Bush memerlukan sebuah alasan logis sesuai Undang-undang sehingga mereka bisa mencari kambing hitam "orang tidak baik sesuai pilihan mereka" - "the bad guy of their choice" yaitu Undang-undang yang telah diberlakukan dalam rangka melindungi kita dari demonstrasi dan "organisasi kriminal" seperti Mafia. Mereka membayar Jamal al Fadl ratusan ribu dolar agar membuat ceritera mengenai Al-Qaeda untuk Pemerintah Amerika Serikat, sebuah "kelompok" atau organisasi kriminal yang mereka bisa kejar "menurut hukum". 


 "Al Qaeda bukanlah sebuah organisasi. Al Qaeda merupakan sebuah cara kerja ... tetapi hal tersebut mempunyai hallmark dalam pendekatannya." ( sumber: mypetjawa.mu.nu/archives/191417.php )


Al Qaeda adalah Produk CIA Amerika
Al-Jazeera merupakan Saluran Berita Arab terbesar dan yang paling kontroversial di Timur Tengah yang menawarkan berita dari seluruh dunia selama 24 jam setiap harinya dan memusatkan pemberitaannya pada wilayah konflik terpanas.

Didirikan pada tahun 1996 dan berkantor di Qatar, jaringan berita Al-Jazeera merupakan jaringan berita yang paling cepat berkembang di antara komunitas berbahasa Arab dan orang-orang yang berbahasa Arab di seluruh dunia. Ketahuilah bahwa Al-Jazeera merupakan media propaganda utama untuk kepentingan Amerika Serikat dan keseluruhan pemrogramannya dilakukan di Amerika Serikat pada Allied Media Corp. Setiap waktu Al-Jazeera melaporkan berita yang baru melalui video atau audio mengenai Al-Qaeda atau bin Laden yang membuat ancaman melawan Amerika Serikat, audio atau video tersebut sebenarnya dibuat di studio Allied Media Corp. 

Padahal dengan melakukan hal itu, secara esensial pemerintah Amerika Serikat membuat ancaman-ancaman untuk bangsanya sendiri. Allied Media Corp membuatkan untuk Al Jazeera video-video ancaman teroris. sumber: www.satdirectory.com Setiap video, setiap audio tape dari bin Laden atau hantu al-Qaeda yang membuat ancaman melawan Amerika Serikat sebenarnya dibuat di Amerika Serikat. 


Studio-studio Allied Media Corp membuat video dan audio tape untuk mantan Pemerintahan Presiden Bush dalam rangka Amerika Serikat melanjutkan Perang Melawan Teror serta perang agresi melawan rakyatnya sendiri termasuk negara-negara berdaulat lainnya di dunia. Paska 9/11 video tape dari bin Laden yang menurut dugaan mengakui telah melakukan serangan melawan Amerika Serikat, adalah palsu dan orangnya yang kita harus mempercayainya bahwa dia adalah bin Laden, hanyalah seorang aktor. sumber: patterico.com George W. Bush menggunakan Allied Media Corp dengan merekayasa pembuatan video dan audio tape yang dilakukan oleh para aktor yang melukiskan bin Laden serta al-Qaeda membuat ancaman melawan Amerika Serikat dalam rangka mepengaruhi serta memaksa Kongres untuk memberi Bush kekuasaan diktator serta merampok hak-hak sipil dan kemerdekaan rakyat Amerika. 

Bin Laden tidak menyingkirkan kebebasan anda, Bush di Gedung Putih lah yang melakukan. Bin Laden tidak menyerang Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2001, Pemerintah Anda sendiri lah yang melakukannya. Bin Laden tidak membuat bangkrut Amerika Serikat, Pemerintah Anda lah yang melakukannya - sepanjang sejarah semua kerajaan besar runtuh sebagai akibat pembiayaan yang sangat mahal dalam kampanye agresi. 

Bin Laden dan Saddam Hussein tidak membunuh lebih dari 1 juta orang warganegaranya yang tidak bersalah, Pemerintah Andalah yang melakukannya - pertama dilakukan oleh Pemerintahan Clinton, kemudian pada masa Pemerintahan George W. Bush dan Dick Cheney dan sekarang masa Pemerintahan Obama. Al Qaeda adalah dan selalu sosok yang dibuat oleh organisasi teroris Amerika Serikat. Terorisme dibuat dalam sebuah agenda politik Amerika Serikat.