Selamat datang di Blog Alfarish Blog yang menyediakan kisah kisah yang sangat luar biasa dan penuh hikmah, berilah komentar anda di setiap tulisan Selamat Membaca

Lagu yang Merusak Anak


Lagu yang Merusak Anak | alfarish.com
Hati hati dengan lagu yang anda ajarkan kepada anak anda, banyak lagu lagu yang kita pikir sangat bagus untuk anak anak ternyata bisa merusak anak kita, karena melalui lagu itu kita mengajarkan anak kita untuk suka menipu, malas, mencuri, dan tidak punya semangat hidup.

Jika lagu yang diajarkan tersebut dinyanyikan secara berulang ulang, selanjutnya pikiran bawah sadar inilah yang akan mendikte gerak-gerik tubuh kita. Karena dilakukan berulang-ulang dan rutin, suatu ketika kata-kata tersebut akan menembus pikiran bawah sadar. 

Kekuatan yang ditimbulkan oleh pikiran bawah sadar itu sangat dahsyat entah digunakan untuk melakukan perbuatan buruk atau baik. Kadangkala niat untuk melakukan sesuatu secara otomatis muncul dari pikiran bawah sadar. Hal ini dinamakan Autosuggestion.

Berikut ini adalah lagu lagu yang tidak boleh diajarkan kepada sang anak.

1. Balonku
“Balonku ada 5… rupa-rupa warnanya… merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru… meletus balon hijau, dorrrr!!!” 


Perhatikan warna-warna kelima balon tersebut, kok tiba-tiba bisa muncul warna hijau ? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5!



2. Aku Seorang Kapiten
“Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang… kalo berjalan prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!”



Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) . Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : “mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)… kalo berjalan prok..prok.. prok..” nah, itu baru klop!



Jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : “mempunyai pedang panjang… kalo berjalan ndul... gondal... gandul.. atau srek.. srek.. srek..” itu baru sesuai dengan kondisi pedang panjangnya!



3. Bangun Tidur
“Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..” 



Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!



4. Naik Ke Puncak Gunung
“Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali.. kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara..” 



Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yang tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!



5. Naik Kereta Api
“Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Surabaya .. bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama”



Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta- Bandung dan Jakarta-Surabaya!



6. Kutilang
“Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul-siul sepanjang hari dg tak jemu2.. mengangguk-angguk sambil bernyanyi tri li li..li..li.. li..li..”



Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak-anak akan realita yang sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit..! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!



7. Pok Ame Ame
“Pok ame ame.. belalang kupu-kupu.. siang makan nasi, kalo malam minum susu..”



Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak-anak! Karena yang disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!



8. Nina Bobo
“Nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk”



Anak-anak Indonesia diajak tidur dgn lagu yang “mengancam”



9. Bintang Kecil
“Bintang kecil dilangit yg biru…”
Bintang khan adanya malem, lah kalo malem bukannya langit item?



10. Kartini
“Ibu kita Kartini… harum namanya.”
Namanya Kartini atau Harum?



11. Naik Delman
“Pada hari minggu ku turut ayah ke kota. naik delman istimewa ku duduk di muka.”



Nah, gak sopan khan..



12. Menanam Jagung
“Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita…”



Kalo mau nanam jagung, ngapain nyangkul dalam.

Uang Musuh Manusia

Uang Musuh Manusia
Namaku UANG, Nama panjangku Uangadalahraja

Aku tidak memiliki wajah cantik, fisik yang kuat.. namun aku punya kemampuan untuk merombak tatanan dunia.

Tapi aku tahu diriku, aku tuh suka ber-ubah ubah susah dipredikisi, bisa sangat mahal, tiba tiba bisa sangat murah, bahkan tidak ada nilai. Merubah Perilaku Manusia:

Manusia terhipnotis karena aku. Aduh…berapa banyak orang karena aku telah menjual kepribadian, menjual tubuh, menghianati teman…memfitnah orang… Demi Aku, cuma demi aku...


Semua orang memujaku, mengagung agungkanku, menyombongkan diri karena memilikiku

Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bandit, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya dan miskin.

Aku juga bukan iblis loh, tapi ada orang demi aku melakukan kekejian.
Aku juga bukan orang ketiga, tapi banyak suami istri gara gara aku akhirnya pisah.

Aku juga bukan Tuhan loh, tapi manusia menyembah aku seperti menyembah Tuhan, bahkan hamba hamba Tuhan lebih menghormati aku daripada menghormati Tuhan, padahal Tuhan sudah pesen jangan jadi hamba uang..

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa koq malah manusia mau jadi budakku.

Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.

Sorry ya, aku hanya bisa menjadi alat bayar bon obat anda, tapi tidak mampu memperpanjang nyawa anda.

Kalau suatu hari anda harus jalan dipanggil Tuhan, aku tidak akan bisa nemenin anda, anda harus jalan sendiri bertemu dengan sang Pencipta lalu menerima penghakimanNYA….

Saat itu, Tuhan pasti akan hitung hitungan dengan anda, apakah waktu hidup anda menggunakan aku dengan baik, atau sebaliknya menjadikan aku sebagai Tuhan yang lain…